Pengunjung

Tuesday, 31 March 2015

4 Tips Untuk Hidup Di Minecraft Survival (PC Version)

4 Tips Bertahan Hidup Di Minecraft

 1. Harus Memiliki Alat Memotong

Milikilah alat pemotong seperti Axe

 Axe ini dapat ditemukan di BONUS CHEST bila Bonus Chestnya diaktifkan

 2. Dapatkan Kayu

Bila sudah dapat kapak atau Axenya,carilah pohon lalu tebang pohon itu. Tapi bila tidak ada Bonus Chest mungkin kalian akan kesulitan dalam menebang pohon itu.


3. Dapatkan Makanan

Carilah makanan,dapat membunuh hewan ataupun berkebun.

 4. Tips Yang Sangat Amat Berguna

Jika kalian terlalu sibuk untuk melakukan ketiga itu,kalian bisa menggunakan cara...


(SFX : TET...TET...TET...) :v


Tekan ( / ) pada keyboard,lalu ketik /gamemode 1 untuk masuk ke mode Creative,jika ingin kembali ke mode Survival,tekan ( / ) lagi lalu ketik /gamemode 0


Oke sekian dulu ya tutorialnya XD semoga gak bermanfaat,eh maksudnya semoga bermanfaat XD

Sunday, 8 March 2015

Sekedar Informasi Tentang Original Story

Hello guys,apa kabar semuanya? >u<
Mimin akan pos tentang sedikit informasi-informasi (Yang ada atau yang akan ada di original story punya mimin) yang mungkin teman-teman tanyakan... :3 (Pengen banget ditanyain *Plak XD)

1.Apa itu SCP?

SCP Fondation adalah singkatan dari Secure,Contain,and Protect Foundation,SCP ini bertugas untuk mencari keganjilan,keanehan,dan sebagainya yang bertujuan untuk keamanan masyarakat.
SCP Foundation
 2.Apa itu CCC?

CCC adalah singkatan dari Creepypasta Case Chaser. Jadi tugasnya seperti menangkap psycho (Psikopat) yang berkeliaran. Walaupun bukan itu saja,tetapi bisa juga untuk menangkap tokoh-tokoh Creepypasta yang terkenal dengan syarat yang ditangkap harus hidup dan diberikan ke SCP Foundation. (Untuk CCC tidak bisa diupload fotonya karena merupakan fan-made dari temen mimin)

3.Apa itu Psycho?

Nah,psycho atau psikopat itu adalah seseorang yang membunuh orang lain tanpa pandang bulu (What?Bulu siapa yang dipandang XD),dia bisa terkena gangguan jiwa atau bisa juga karena hobi. (Wih,siapa yang hobi ngebunuh disini? :3 Kalo mimin sih ngebunuh semut XD *Garing XD)

Contoh psikopat :
1.Jeff the Killer
2.Jane the Killer
3.Eyeless Jack
4.Om Sutan (Eh kok jadi om tamvan :v)

4.Apa itu CORP?

Catcher Organization and Retaining Psychopaths (C.O.R.P) adalah sebuah organisasi non-Psycho yang bertugas menangkap dan menahan para psycho tidak seperti CCC yang mengatasi masalah Creepypasta juga,CORP hanya mengatasi para psycho,organisasi ini akan membuat pergerakan psycho menjadi sempit dan tidak bebas.Tapi organisasi ini menangkap dan mengamankan psycho yang sudah kelewatan batas. (Nah CORP ini buatan mimin sendiri nih :3 | *Le pembaca Siapa? | *Le Mimin Punya mimin | *Le pembaca lagi Yang nanya :v)

Nah untuk informasi selengkapnya bisa gabung di Creepypasta Anime Indonesia,tapi karena grupnya diubah jadi rahasia karena kesalahan seorang admin,bisa hubungi Mimin LuckyFastID. :)

SALAM CREEPYERS :)

RazorBlaze (Part 4)

Part 4

"...BeautyBoy!",kataku kaget.

"Apa kabar kak Razor?",kata BeautyBoy.

"Aku tidak baik untuk saat ini Beauty",kataku.

"Hmmm ya bisa kulihat,dan siapa kau orang aneh?",kata BeautyBoy sambil menatap The Caller.

"Heh anak kecil,kau jangan mencampuri urusan kami",kata The Caller.

"Dia adalah kakakku jadi aku juga terlibat diantara semua ini",kata BeautyBoy mengambil linggisnya.

"Heh kau bisa apa anak kecil?",kata The Caller.

"Aku bisa apa heh...",BeautyBoy langsung berada di belakang The Caller,"Aku bisa memotong tubuhmu kecil-kecil",kata BeautyBoy dan langsung mengayunkan linggisnya ke arah The Caller.The Caller menghindar tapi kalinya telah tertebas linggis milik BeautyBoy.The Caller pun kesakitan."Boleh juga kau anak kecil",kata The Caller."Tapi apa kau bisa menghindari ini?",kata The Caller dan tiba-tiba berada di belakang BeautyBoy dan langsung melukai tubuh BeautyBoy.

"Argh",teriak BeautyBoy.

Aku yang melihat itu tidak tinggal diam dan langsung menebas kaki The Caller hingga dia terjatuh.

"Hehehe kau tidak ada apa-apanya bodoh",katanya dan langsung menendangku dengan kakinya yang terluka.Akupun terpental.

"Sial,bagaimana dia masih bisa menggerakkan kakinya disaat kakinya sudah ku tebas?",kataku dalam hati.

"Kak Razor!!!",teriak BeautyBoy dan langsung berlari ke arah The Caller,"HYAAA!!!",tapi BeautyBoy ditendang oleh The Caller dan terpental jauh.

"Sial!!!",kataku.Tapi tiba-tiba semua menjadi gelap.

Aku pun membuka mata dan tiba-tibaaku berada entah dimana.Gelap sekali tapi tiba-tiba ada suatu cahaya.

"Azura?",tanyaku.
"Hai Razor,lama tak jumpa",kata Azura.
"Kemana saja kau?",tanyaku.
"Aku sedang mengatasi masalah tentang iblis-iblis yang lepas dari penjara neraka",kata Azura.
"Hmm sebagai iblis kau memang bijaksana",kataku.
"Sepertinya kau sedang dalam masalah,bolehkah aku membantumu?",tanyanya.
"Kau sudah banyak membantuku Azura",kataku.
"Aku bisa meminjamkan kekuatanku kepadamu",kata Azura.
"Hmmm baiklah,aku akan terima bantuanmu ini",kataku.

Setelah mengatakan itu keadaan menjadi gelap lagi.Aku pun terbangun dan melihat BeautyBoy sedang didekati oleh The Caller dengan pisau yang ada di tangannya.Aku merasa berbeda dari sebelumnya,aku melihat rambutku dan terkejut ternyata rambutku berubah menjadi putih.Aku pun melihat ke arah BeautyBoy lagi dan melihat dia sedang dicekik oleh The Caller.Aku geram dan langsung berlari ke arah The Caller.Lariku berbeda dari sebelumnya,lariku sekarang sangat cepat.

"Lepaskan adikku!!!",kataku dan langsubg menebas kedua tangannya hingga kedua tangannya terjatuh ke tanah.BeautyBoy pun ikut terjatuh.

"Segitu saja?Hahaha",kata The Caller sambil tertawa.

Tiba-tiba kedua tangan The Caller tersambung kembali.

"Slender itu telah memberikan aku kemampuan beregenerasi kau tidak akan bisa mengalahkanku",kata The Caller dengan sombongnya.

Tiba-tiba tanganku melepaskan kedua katanaku dan kedua tanganku direntangkan ke arah The Caller.

"Ugh ada apa ini?",kataku dalam hati.

"Tenang saja,itu aku yang melakukanmya",terdengar suara Azura.

Tiba-tiba tanganku mengeluarkan laser dan langsung menembus The Caller.

"ARGH!!!",The Caller berteriak kesakitan.

"Whoaa",kataku.

Tanganku akhirnya berhenti mengeluarkan laser.

"Ke-kekuatan apa itu?",tanya The Caller yang memuntahkan darah dan perutnya berlubang akibat terkena laserku.

"Aku ti-tidak akan kalah darimu detektif iblis!!!",kata The Caller dan langsung berlari ke arah hutan dengan perut yang berlubang.Tiba-tiba rambutku berubah lagi menjadi hitam.

"Argh kekuatan apa itu tadi?",kataku.

Aku melihat BeautyBoy yang tergeletak lemah.

"BeautyBoy!!!",teriakku.


Aku melihat tubuh BeautyBoy yang tergeletak lemah.

"BEAUTYBOY!",teriakku dan langsung menghampiri BeautyBoy."BeautyBoy sadarlah",kataku sambil mengguncang-guncang tubuhnya.

KRESEK KRESEK

Tiba-tiba semak-semak di dekat kami bergerak.

"Siapa disana?",kataku.
"Tenang senior ini aku,Ega",kata seseorang yang ternyata adalah Ega,juniorku.
"Oh hey Ega,bisakah kau membantuku?",kataku.
"Bisa,bantu apa senior?",tanya Ega.
"Bantu aku mengangkat dan membawa anak ini ke dalam rumah",kataku.
"Ba-baik senior",kata Ega yang langsung membantuku.

Aku dan Egapun membopong BeautyBoy ke dalam rumah.

"Siapa anak ini senior?",tanya Ega.
"Sudah jangan banyak omong junior sialan,kerjakan saja apa yang aku perintahkan!",gentakku.
"Ba-ba-baik",jawab Ega gugup."Sebenarnya aku sudah melihat pertarungan kalian tadi dengan pria aneh itu,Ian",kata Ega.

Aku kaget,kenapa dia bisa tau nama The Caller?

"Darimana kau tau namanya?",tanyaku.
"Daftar Psycho Paling Berbahaya CCC",jawab Ega.
"Sial perusahaan bodoh itu cepat sekali berkembang",kataku dalam hati."Ohh jadi begitu,baik turunkan dia pelan-pelan di kasur!",kataku kepada Ega.
"Ba-baik",kata Ega yang langsung menurunkan BeautyBoy.
"Oh iya tadi ada 2 orang yang pingsan di ruang tengah,mereka itu siapa ya?",tanya Ega.

Aku kaget,aku hampir saja lupa kedua adik kandungku.

"Oh ayo cepat bawa mereka juga ke tempat tidur!Mereka berdua adalah adikku",kataku.
"Baik senior",kata Ega.
"Ega kau bawa yang laki-laki itu,aku bawa yang perempuan",kataku.

Aku dan Egapun membawa masing-masing adikku ke dalam kamarnya masing-masing.

"Uh senior sebenarnya ada apa dengan mereka?",tanya Ega.
"Saat aku melawan Ian,tiba-tiba saja mereka pingsan",kataku.
"Boleh aku memeriksa mereka?Aku dulu adalah seorang dokter",kata Ega meminta izin.
"Baiklah silahkan saja periksa",kataku.

Ega pun memeriksa mereka,setelah selesai dia datang menghampiriku.

"Kedua adikmu tidak apa-apa senior,mereka terkena racun bius bernama C76 A,efeknya bertahan hanya 1 jam.Jadi tidak terlalu lama",kata Ega.
"Oh begitu.Oh iya knp kau bisa berada disitu?",tanyaku.
"Aku diberitau kantor pusat bahwa kau adalah salah sati dari beberapa anggota terkuat di situ",jawab Ega.
"Begitu ya,tapi sekarang aku sudah berhenti dan memulai hidup baru,sebagai detektif swasta di kantor Federal Intellegence New York",kataku.
"Apa yang membuatmu berhenti senior?",tanya Ega lagi.
"Berisik kau sudah sana pergilah aku sedang tidak ingin kedatangan tamu",kataku.
"Ya-ya sudah lah senior,sam-sampai jumpa la-lagi",kata Ega dan langsung pergi.
"Hariku sangat buruk",kataku sambil mengambil sekaleng soda.

GLEK GLEK GLEK

1 minggu kemudian

Aku kembali bekerja di kantorku,tapi pada saat aku datang,kantor dalam keadaan porak-poranda.

"Hah ada apa ini?!!",kataku terkejut.
"Tolong",kata seorang detektif tingkat rendah yang tertindih batu.

Aku pun mengangkat batu yang menindih detektif itu.

"Hey Mike ada apa sebenarnya?",kataku kepada detektif yang ternyata partnerku Mike.
"Ian,iya dia Ian,Ian Connor sudah kembali",kata Mike.
"Ian Connor?Maksudmu psikopat gila itu,The-The Caller?",tanyaku.
"Iya,aku su-sudah ti-tidak punya ba-banyak waktu la-lagi,cepat ke-kejar dia sebelum dia me-me-me...",Mike pun berhenti bicara dan meninggal.
"Mike,MIKE!!!Bangun!",teriakku.

Rasa sedih,marah bercampur jadi satu.Aku langsung pergi keluar dan mencari Ian Connor itu.Aku sampai di rumahku dan langsung bersiap-siap mencari Ian.

"Kakak ada apa?",tanya Nikita.
"Bukan urusanmu Nikita",kataku sinis.
"Ba-baiklah",kata Nikita dan langsung meninggalkanku keluar.

Aku akhirnya selesai bersiap dan langsung pergi mencari Ian.

Bersambung...

RazorBlaze (Part 3)

Part 3

Aku dan kedua adikku (SaxonBlaze sama Madness Hunter) pergi ke tempat tinggal kedua adikku.Diperjalanan kami bertiga diam tanpa sepatah katapun diucapkan.Sesampainya di rumah kedua adikku,aku kagum sebab mereka berdua menata ruangan rumah dengan sangat rapi.

"Hmmm Vladimir,bisa kau tunjukkan kamar kaka?",tanyaku.

"Hmmm silahkan ikut aku kak",kata Vladimir.

Aku mengikuti Vladimir dan sampai di sebuah kamar.

"Silahkan kak,maaf kamar ini belum dibersihkan",kata Vladimir.

"Hmmm,ya sudah tidak apa,biar kaka saja yang bersihkan sendiri",kataku.

"Baiklah,oh iya kak,aku pergi menyiapkan makanan dulu ya",kata Vladimir.

"Bisa masak?",kataku sedikit mengejek.

"Bisalah",katanya dan pergi meninggalkanku ke dapur.

"Hmmm baiklah walaupun aku lelah tapi apa boleh buat,aku bersihkan saja sekarang",pikirku.

"Hmm tapi aku butuh sapu,pel dan alat lainnya.Aku tanya saja ke Vladimir",pikirku dan pergi ke arah dapur.

"Vladimir,Vladimir kaka butuh sapu,pel dan peralatan lainya untuk membersihkan kamar",kataku ke Vladimir.

"Kau bisa tanya ke Nikita,kak",kata Vladimir yang kelihatan sibuk.

"Baiklah",kataku.

Aku berjalan ke kamar Nikita.

"Knock...knock...Nikita apa kaka boleh masuk?",tanyaku ke Nikita yang ada di dalam kamar.

"Iya silahkan ka,pintunya tidak kukunci",kata Nikita.

Aku membuka pintu dan memasuki kamar Nikita tapi Nikita tidak ada di kamarnya.

"Nikita....Nikita dimana kau?",kataku.

"Hmmm aku cari saja peralatannya di lemarinya",pikirku.

Aku berjalan ke arah lemari,pada saat aku mbuka lemari Nikita mengagetkanku.

"Aduh Nikita kamu...",kata-kataku terputus karena mengagumi kecantikan adikku ini yang tengah memakai tank top garis biru-putih dan celana pendek.

"Ada apa kak?",kata Nikita.

"Uh...tidak.Ummm...kaka hanya ingin menanyakan dimana sapu,pel dan peralatan untuk membersihkan kamar",kataku.

"Oh itu,itu ada disana,di gudang bawah tanah",kata Nikita sambol menunjuk ke arah pintu di ruang tamu.

"Umm...baiklah,terima kasih",kataku.

"Iya sama-sama kak",katanya.

Nikita terlihat manis sekali memakai pakaian itu.Aku berjalan ke arah pintu ruang bawah tanah.Aku membukanya dan menyalakan lampu.

"Hmmm...cukup bersih",pikirku.

Aku mengambil sapu,pel dan peralatan yang aku butuhkan.Aku naik ke atas dan langsung pergi ke kamarku.Aku langsung membersihkan kamarku secepat mungkin.

"Bretek...akhirnya selesai juga",kataku sendiri sambil berjalan ke arah gudang lagi.

"Kak,ayo makan malam bersama kami",kata Nikita.

"Eh iya iya",kataku.

Aku segera meletakan segala peralatan yang aku ambil dan langsung mencuci tangan di dapur.Setelah itu aku pergi ke ruang makan.

"Wah sepertinya enak",kataku.

"Ah akhirnya kaka datang juga,silahkan duduk kak",kata Vladimir.

Aku duduk dan makan bersama kedua adikku.Saat aku ingin selesai tiba-tiba saja ada yang melempar pisau ke arah kita bertiga,karena reflek kami bertiga bagus jadi kami bertiga dapat menghindari pisau-pisau itu.

"Sial,siapa yang melempar pisau itu?!",kataku.

"Hehehe...reflek kalian bagus juga",kata seorang laki-laki bertopeng yang muncul dari jendela.

"Siapa kau?!",kata Vladimir.

"The Caller",kataku.

"Apa kau mengenalku?Hehehe...sepertinya aku sangat terkenal ya hahaha",kata The Caller.

"Apa kau mengenalnya kak?",tanya Nikita.

"Dia adalah buronan negara",kataku."Proxy,ini sangat berbahaya",kataku dalam hati.

"Mau apa kau disini?",tanyaku.

"Aku hanya ingin membalas dendamku,kau masih ingat saat kau mengalahkanku?"(Kalo mau tau nanti ada di cerita The Caller),katanya.

"Sial ini pasti merepotkan!",kataku dalam hati.

Tiba-tiba Nikita dan Vladimir pingsan.

"Hey Nikita,Vladimir ada apa...?",saat mengatakan itu tiba-tiba The Caller menyerangku,tapi aku bisa menghindarinya karena reflekku yang bagus.

"Cih,senjataku masih di dalam kamar,sial...",kataku dalam hati.

"Ada apa?Apa kau terkejut?",katanya sambil menyerangku dengan Dual Combat Knifenya.

Aku menghindar sambil mencari akal untuk mengambil senjataku.Aku terus menghindar dan menghindar.

"Hey kau ayo lah jangan menghindar terus,dasar investigator payah",katanya sambil terus menyerang.

Kali ini saat dia menyerangku,aku menendang pisaunya hingga terpental ke belakang,dia pun terkejut saat pisaunya terpental.

"Saatnya...",kataku dan langsung mentakelnya.

Diapun jatuh dan aku langsung berlari ke kamar dan mengambil Dual Katana ku dan pistol Five Sevenku.Saat kembali ke The Caller aku melihat dia sedang mengambil pisaunya.Akupun mendekatinya dengan kecepatan penuh dan langsung menodongkan salah satu katanaku padanya.

"Jangan bergerak atau kau mati",kataku.

"Hehehe",dia hanya tertawa.

Tiba-tiba dia sudah berada di belakangku dan langsung menancapkan pisaunya ke bahuku.

"ARGHHH!!!",teriakku kesakitan."Sial..!",kataku.

"Hahaha sekarang lihat siapa yang tidak berdaya sekarang hah?",katanya.

"Sialan kau!!!",kataku dan langsung bangkit dan menebas lengan kirinya.

"Argh...hahahaha",dia masih tetap tertawa walau dalam keadaan seperti itu.

"Sial",kataku yang masih kesakitan.

"Rasa ini adalah rasa yang luar biasa hahahaha",katanya.

"Dasar gila!!",kataku.

Sesaat setelah aku mengatakan itu,dia langsung menendangku sehingga aku terpental menembus tembok rumah kedua adikku.

"Argh...sial",kataku sambil memuntahkan darah.

"Bagaimana hah?Apa kau menikmatinya?Hahahaha",katanya.

Tiba-tiba ada sebuah batu yang dilemparkan ke arah The Caller.

"Beauty Boy!!!",kataku.

Bersambung...