Part 2
Keesokan paginya aku pergi ke toko esspresso dan membeli kopi disana.Aku juga membeli koran yang isinya terdapat bahwa 2 orang psikopat telah merampok sebuah bank dan membunuh semua orang yang ada di bank itu.
"Hmmm.....cukup aneh,bagaimana dua orang bisa merampok sekaligus membunuh semua orang yang ada di bank itu?Hmmm tak usah dipikirkanlah,yang penting minum kopi dulu.",pikirku
Setelah selesai aku melanjutkan pencarian kedua saudaraku itu.Aku sampai disebuah mini market yang kelihatannya sangat sepi.Aku masuk ke mini market itu tapi tidak ada orang.
"Hmmm.....sungguh aneh,ah ada kamera CCTV aku tunjukan lencanaku dulu agar tidak dicurigai.",pikirku
Ketika aku ingin memasukan lencanaku ke kantong bajuku,ada sekelibat bayangan yang berlari menuju pintu belakang.
"Uhhh......hey berhenti kau!",kayaku sambil mendekati orang itu
Orang itu menengok dan menyeringai lalu orang itu berlari lagi.
"Hey berhenti,atas nama Biro Penelitian Psikopat,aku bilang berhenti!!",teriakku
Tapi orang itu tidak berhenti.
"Sial ini pasti merepotkan",pikirku.
Aku mengejar orang itu.Aku mengeluarkan pistolku dan menembakkannya ke udara.
"DOR!!",suara tembakan pistolku.
Orang itu berhenti.
"Ohh jadi kau bermain dengan senjata api ya?Kalau begitu aku juga!",kata orang itu yang tiba-tiba menghilang.
"Apa kemana dia?",pikirku.
"Hehehehehehehehe",terdengar suara orang itu tertawa.
"Hey kau pengecut,jangan main hilang-hilangan dong,dasar pengecut",kataku.
"Apa ini Invicible Tech?",pikirku.
"AYO LAWAN AKU,JANGAN MENGHILANG KAU!",teriakku.
Tiba-tiba orang itu ada dibelakangku dan langsung menendangku.
"ARGHH!!",teriakku kesakitan.
"Apa boleh buat aku harus menggunakan kekuatan itu,kekuatab yang diberikan oleh Azura,Angel..........Light!",kataku.
Aku mengeluarkan cahaya dan membutakan penglihatan orang itu sementara.
"Uhh sial kekuatan apa itu?!",kata orang itu.
"Kau mau tau kekuatan apa ini?Ini adalah kekuatan.......kebijak......sanaan",kataku membisikkan ke telinganya.
Dan seketika itu juga dia terpental jauh.
"KAKAK!!",tiba-tiba ada orang yang berteriak.
Seorang perempuan kurasa 18-19 tahunan.
"Kak kau tidak apa-apa?",kata perempuan itu ke orang itu.
"Aku tidak apa-apa",kata orang itu.
"Hey sebenarnya siapa kalian?",kataku sambil menon-aktifkan kekuatanku.
"A-aku bernama Vladimir Blaze dan ini Nikita B-Blaze,dan kau?",katanya.
"Apa Vladimir Blaze dan Nikita Blaze?!Ternyata mereka berdua adalah adikku",pikirku.
"A-akhirnya aku bertemu kalian berdua,akulah kakak kalian",kataku.
"Apa?!",kata Vladimir.
"Tidak,tidak mungkin,kakakku yang satu lagi ada di Amerika",kata Nikita.
"Itulah aku,kenalkan namaku Gregorius Blaze",kataku.
"Apa?!Jadi benar kau kakak kami?",tanya Vladimir.
"Ya betul",kataku.
"Kakak",kata Nikita sambil berlari kearahku.
Nikita memelukku.
"Kakak,aku rindu kakak,dulu waktu aku berumur 6 tahun kakak selalu menjagaku",kata Nikita.
"Ya kakak juga merindukanmu Nikita,Vladimir....kemarilah",kataku.
"Ka-kakak",kata Vladimir sambil berlari ke arahku.
Dan memelukku.
"Aku minta maaf karena aku sudah menendangmu",kata Vladimir.
"Ya tak apa,tapi ada sesuatu yang ingin kakak tanya kepadamu",kataku.
"Tanyakan saja",katanya.
"Ada yang ingin kaka tanyakan padamu",kataku kepada adikku Vladimir.
"Ya kak,tanyakan saja",kata Vladimir.
"Apa yang terjadi pada minimarket itu?Kenapa sepi sekali?",tanyaku.
"Ummmm.....emmmm",Vladimir kebingungan.
"Jawab Vladimir!",aku mulai membentak
"Aku....aku....akulah yang membuat mini market itu sepi,alias aku membunuh semua orang yang ada di mini market itu",kata Vladimir.
Seketika itu juga aku sangat marah dan menampar pipi adikku Vladimir.
"Dasar tak berguna!!Kau tau pekerjaan kaka sekarang apa?Kakak adalah informan bagi CCC dan juga bekerja di Biro Penelitian Psycho dan Creepypasta sebagai detektif,tapi kau......kau adikku sendiri seorang psikopat....",kataku kesal.
"Ma...maafkan aku kak",kata Vladimir.
"Dan kau Nikita,apa kau juga seorang psikopat seperti kakakmu yang satu ini?",tanyaku ke Nikita.
"Aku...aku..aku juga mengikuti jalan kak Vladimir,kak",kata Nikita sambil meneteskan air mata
Ingin sekali aku menamparnya tapi dia perempuan aku takut menyakiti hatinya.
"Kalian itu......benar-benar tidak berguna!!Kalian adalah sampah masyarakat!!",geramku.
"Maafkan kami kak",kata Nikita.
"Baiklah aku sebagai kakak kalian akan memaafkan kalian asalkan.....kalian tidak akan lagi melakukan kegiatan psikopat gila kalian!Mengerti?",kataku.
"A..apa?!",Vladimir sepertinya protes.
"Ya kalau kalian melakukan kegiatan psikopat gila kalian sekali saja,seluruh agen di dunia akan mencari kalian termasuk kakak",kataku.
"Tapi...",omongan Vladimir terpotong oleh Nikita.
"Baik kak Greg,apapun katamu kami akan menerimanya",kata Nikita.
"Bagus kalau kalian mengerti,ngomong-ngomong selama menjadi psikopat,apa julukan kalian?",tanyaku.
"Aku SaxonBlaze dan Nikita Madness Hunter",kata Vladimir.
"Kalo kaka RazorBlaze,itu julukan psikopat kaka yang kaka gunakan sampai sekarang,dan kakak juga berteman dengan psikopat",kataku.
"Apa tapi kenapa kami kalau melakukan kegiatan psikopat kami ditangkap sedangkan teman-teman kakak tidak?",tanya Vladimir.
"Kakak hanya tidak mau kalian hidupnya rusak seperti hidup kakak dulu",kataku.
"Baiklah",kata Vladimir.
"Jadi dimana tempat tinggal kalian?",tanyaku.
"Tempat tinggal kami berada di pinggiran kota St.Petersburg",kata Nikita.
"Baik,kalau begitu ayo kita kesana",kataku.
Aku dan kedua adikku berjalan menuju tempat tinggal kedua adikku di St.Petersburg.
Bersambung...
Keesokan paginya aku pergi ke toko esspresso dan membeli kopi disana.Aku juga membeli koran yang isinya terdapat bahwa 2 orang psikopat telah merampok sebuah bank dan membunuh semua orang yang ada di bank itu.
"Hmmm.....cukup aneh,bagaimana dua orang bisa merampok sekaligus membunuh semua orang yang ada di bank itu?Hmmm tak usah dipikirkanlah,yang penting minum kopi dulu.",pikirku
Setelah selesai aku melanjutkan pencarian kedua saudaraku itu.Aku sampai disebuah mini market yang kelihatannya sangat sepi.Aku masuk ke mini market itu tapi tidak ada orang.
"Hmmm.....sungguh aneh,ah ada kamera CCTV aku tunjukan lencanaku dulu agar tidak dicurigai.",pikirku
Ketika aku ingin memasukan lencanaku ke kantong bajuku,ada sekelibat bayangan yang berlari menuju pintu belakang.
"Uhhh......hey berhenti kau!",kayaku sambil mendekati orang itu
Orang itu menengok dan menyeringai lalu orang itu berlari lagi.
"Hey berhenti,atas nama Biro Penelitian Psikopat,aku bilang berhenti!!",teriakku
Tapi orang itu tidak berhenti.
"Sial ini pasti merepotkan",pikirku.
Aku mengejar orang itu.Aku mengeluarkan pistolku dan menembakkannya ke udara.
"DOR!!",suara tembakan pistolku.
Orang itu berhenti.
"Ohh jadi kau bermain dengan senjata api ya?Kalau begitu aku juga!",kata orang itu yang tiba-tiba menghilang.
"Apa kemana dia?",pikirku.
"Hehehehehehehehe",terdengar suara orang itu tertawa.
"Hey kau pengecut,jangan main hilang-hilangan dong,dasar pengecut",kataku.
"Apa ini Invicible Tech?",pikirku.
"AYO LAWAN AKU,JANGAN MENGHILANG KAU!",teriakku.
Tiba-tiba orang itu ada dibelakangku dan langsung menendangku.
"ARGHH!!",teriakku kesakitan.
"Apa boleh buat aku harus menggunakan kekuatan itu,kekuatab yang diberikan oleh Azura,Angel..........Light!",kataku.
Aku mengeluarkan cahaya dan membutakan penglihatan orang itu sementara.
"Uhh sial kekuatan apa itu?!",kata orang itu.
"Kau mau tau kekuatan apa ini?Ini adalah kekuatan.......kebijak......sanaan",kataku membisikkan ke telinganya.
Dan seketika itu juga dia terpental jauh.
"KAKAK!!",tiba-tiba ada orang yang berteriak.
Seorang perempuan kurasa 18-19 tahunan.
"Kak kau tidak apa-apa?",kata perempuan itu ke orang itu.
"Aku tidak apa-apa",kata orang itu.
"Hey sebenarnya siapa kalian?",kataku sambil menon-aktifkan kekuatanku.
"A-aku bernama Vladimir Blaze dan ini Nikita B-Blaze,dan kau?",katanya.
"Apa Vladimir Blaze dan Nikita Blaze?!Ternyata mereka berdua adalah adikku",pikirku.
"A-akhirnya aku bertemu kalian berdua,akulah kakak kalian",kataku.
"Apa?!",kata Vladimir.
"Tidak,tidak mungkin,kakakku yang satu lagi ada di Amerika",kata Nikita.
"Itulah aku,kenalkan namaku Gregorius Blaze",kataku.
"Apa?!Jadi benar kau kakak kami?",tanya Vladimir.
"Ya betul",kataku.
"Kakak",kata Nikita sambil berlari kearahku.
Nikita memelukku.
"Kakak,aku rindu kakak,dulu waktu aku berumur 6 tahun kakak selalu menjagaku",kata Nikita.
"Ya kakak juga merindukanmu Nikita,Vladimir....kemarilah",kataku.
"Ka-kakak",kata Vladimir sambil berlari ke arahku.
Dan memelukku.
"Aku minta maaf karena aku sudah menendangmu",kata Vladimir.
"Ya tak apa,tapi ada sesuatu yang ingin kakak tanya kepadamu",kataku.
"Tanyakan saja",katanya.
"Ada yang ingin kaka tanyakan padamu",kataku kepada adikku Vladimir.
"Ya kak,tanyakan saja",kata Vladimir.
"Apa yang terjadi pada minimarket itu?Kenapa sepi sekali?",tanyaku.
"Ummmm.....emmmm",Vladimir kebingungan.
"Jawab Vladimir!",aku mulai membentak
"Aku....aku....akulah yang membuat mini market itu sepi,alias aku membunuh semua orang yang ada di mini market itu",kata Vladimir.
Seketika itu juga aku sangat marah dan menampar pipi adikku Vladimir.
"Dasar tak berguna!!Kau tau pekerjaan kaka sekarang apa?Kakak adalah informan bagi CCC dan juga bekerja di Biro Penelitian Psycho dan Creepypasta sebagai detektif,tapi kau......kau adikku sendiri seorang psikopat....",kataku kesal.
"Ma...maafkan aku kak",kata Vladimir.
"Dan kau Nikita,apa kau juga seorang psikopat seperti kakakmu yang satu ini?",tanyaku ke Nikita.
"Aku...aku..aku juga mengikuti jalan kak Vladimir,kak",kata Nikita sambil meneteskan air mata
Ingin sekali aku menamparnya tapi dia perempuan aku takut menyakiti hatinya.
"Kalian itu......benar-benar tidak berguna!!Kalian adalah sampah masyarakat!!",geramku.
"Maafkan kami kak",kata Nikita.
"Baiklah aku sebagai kakak kalian akan memaafkan kalian asalkan.....kalian tidak akan lagi melakukan kegiatan psikopat gila kalian!Mengerti?",kataku.
"A..apa?!",Vladimir sepertinya protes.
"Ya kalau kalian melakukan kegiatan psikopat gila kalian sekali saja,seluruh agen di dunia akan mencari kalian termasuk kakak",kataku.
"Tapi...",omongan Vladimir terpotong oleh Nikita.
"Baik kak Greg,apapun katamu kami akan menerimanya",kata Nikita.
"Bagus kalau kalian mengerti,ngomong-ngomong selama menjadi psikopat,apa julukan kalian?",tanyaku.
"Aku SaxonBlaze dan Nikita Madness Hunter",kata Vladimir.
"Kalo kaka RazorBlaze,itu julukan psikopat kaka yang kaka gunakan sampai sekarang,dan kakak juga berteman dengan psikopat",kataku.
"Apa tapi kenapa kami kalau melakukan kegiatan psikopat kami ditangkap sedangkan teman-teman kakak tidak?",tanya Vladimir.
"Kakak hanya tidak mau kalian hidupnya rusak seperti hidup kakak dulu",kataku.
"Baiklah",kata Vladimir.
"Jadi dimana tempat tinggal kalian?",tanyaku.
"Tempat tinggal kami berada di pinggiran kota St.Petersburg",kata Nikita.
"Baik,kalau begitu ayo kita kesana",kataku.
Aku dan kedua adikku berjalan menuju tempat tinggal kedua adikku di St.Petersburg.
Bersambung...
No comments:
Post a Comment